Halaman

Rabu, 24 Februari 2016

Pembuatan KOMPOS

Tujuan pembuatan kompos adalah selain mengurai kotoran hewan menjadi kompos/ pupuk juga untuk mengurai sampah organik disekitar kita agar menjadi pupuk sehingga kompos yang kita hasilkan menjadi lebih banyak dan lingkungan juga lebih bersih.
Sampah organik disini yang dimaksud adalah segala sampah/limbah hijauan apasaja yang ada disekitar kita (tidak terbatas), semuanya bisa dijadikan bahan baku pembuatan kompos.


Bahan Baku Kompos dapat di bagi menjadi:
SAMPAH  COKLAT (mengandung unsur C carbon tinggi)
Terdiri dari: Daun kering, Rumput kering, Serbuk gergaji serutan kayu, sekam padi,                                                  Kertas , Kulit jagung, Jerami, Tangkai sayuran.
SAMPAH  HIJAU (mengandung unsur N nitrogen tinggi)
Terdiri dari: Sayuran, Buah2an, Potongan rumput, Daun segar, Sampah dapur, Bubuk teh                                                  &kopi, Kulit telur, Pupuk kandang (feses ayam, itik, sapi dan kambing).
Bahan Yang kaya unsur Carbon ( C ) : mempunyai fungsi sebagai SUMBER ENERGI MAKANAN Bagi Mikroba , dan mempunyai tanda sebagai berikut: kering, kasar, berserat dan berwarna coklat.
Bahan yang kaya unsur Nitrogen ( N ) : dibutuhkan mikroba untuk tumbuh dan berkembang dan mempunyai tanda sebagai berikut bahan nya masih ada kadar airnya.
Sebaiknya dalam pembuatan pupuk kompos perbandingan penggunaan SAMPAH COKLAT : SAMPAH HIJAU =  3:1.  Dan bila hanya menggunakan sampah coklat saja maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses pengomposannya.
Bahan yang sebaiknya DIHINDARI untuk pembuatan pupuk kompos adalah:
-Daging , ikan, kulit udang, tulang, susu, keju, lemak/minyak, karena dapat mengundang serangga seperti lalat sehingga proses pengomposan akan menimbulkan belatung.
-Feses anjing, feses kucing ini dapat membawa penyakit.
-Tanaman gulma / yang berhama karena hama akan masih terkandung dalam kompos.
MASALAH YANG SERING TIMBUL DALAM PENGOMPOSAN
1. BAU AMONIAK
Penyebabnya adalah unsur Nitrogen yang tinggi (sampah hijau tinggi) solusinya yaitu menambahkan sampah coklat dan memasukan udara segar.
2. BAU ASAM, TENGIK, TELUR BUSUK
Penyebabnya kurang udara/ terlalu lembab solusinya adalah menambahkan udara segar, menambah sampah coklat dan kompos dibalik2 sampai bau hilang.
3. MENGEMPAL ATAU BANTAT, BAU TELUR BUSUK
Penyebabnya adalah terlalu lembab. terlalu basah dan kurang udara maka solusinya tambahkan sampah coklat, udara segar dan kompos dibalik2 sampai bau kurang sedapnya hilang .
4. KOMPOS KERING
Penyebabnya karena kurang air jadi solusinya ya basahi dengan air dan dibalik2 biar merata basahnya.
5.TIDAK PANAS ATAU PANAS HANYA ADA DI TENGAH
Penyebabnya wadah atau tumpukan terlalu kecil dan solusinya ukuran wadah minimal 100 ltr dan tumpukan ideal adalah 1m3.
6.TIDAK TERJADI PERUBAHAN, SUHU TETAP
Penyebabnya Nitrogen terlalu rendah , O2 rendah, kurang lembab solusinya tambahkan sampah hijau sehingg Nitrogen meningkat, kompos dibalik2 dan tambahkan air ini berfungsi untuk menambah udara atau O2.
7.BANYAK SERANGGA, BANYAK BELATUNG
Penyebabnya sampah dapur yang tidak ditutup, adanya sampah daging, ikan, susu dan santan solusinya tutup kompos dengan selapis tanah atau kompos lain atau sebaiknya bahan tersebut tidak dikomposkan.
Nah ini semua BAHAN BAKU KOMPOS yang dapat dipergunakan untuk pembuatan kompos , saya saran kan pilihlah bahan yang memang merupakan bahan yang terbuang dan banyak terdapat didaerah setempat. semoga berhasil…. dan SELAMAT MENYOBA

Sumber / edit : https://luki2blog.wordpress.com/2008/08/05/bahan-baku-kompos/